11.30.2009

Sebuah Awal Cerita Hidup

Melirik kehidupan dari segi “aku”

Pikirkan secara bijak dan matang, secara duniawi manusia selalu dilahirkan dari perbuatan manusia sebelumnya entah itu dikehendaki atau tidak, Lahirnya manusia dimuka bumi melalui proses yang cukup panjang dan cukup merepotkan. Perlu 9 bulan beberapa hari seorang ibu harus merawat kehamilannya untuk melahirkan manusia baru dan mengalami kesakitan dan bertaruh nyawa. Sifat manusia juga terbentuk dari lingkungan disekitarnya, tergantung keluarga dan lingkungan mana yang membesarkan manusia. Masa kecil selalu diisi dengan permainan, kebahagiaan dan keindahan walaupun ada sebagian juga yang harus melalui hari yang salit dan trauma mendalam.





Banyak hal yang harus dilalui untuk sampai disetiap titik, tidak semua menjadi mudah dan banyak hal yang harus dilakukan untuk tiap tingkatan disatu pencapaian. Tidak harus sempurna tapi memang harus maksimal. Setiap pencapaian entah itu berhasil atau tidak akan menghasilkan macam-macam perasaan yang timbul, kecewa,puas, penasaran atau sampai sakit hati. Memang beragam hal bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Tak ada yang bisa menebak karena semuanya rencana Yang Maha Kuasa.

Kehidupan yang semakin kompleks dengan beragam permasalahan membuat manusia kadang berpikir macam-macam, bahakn kadang sesuatu yang tidak masuk akal. Peradaban manusia sudah berubah. Manusia tahun 70an akan sangat berbeda dengan manusia 2000an. Manusia memang susah ditebak apa dan bagaimana kemauannya.

Mewarnai hidup dari pelajaran hidup orang lain adalah satu hal yang baik. Tidak bermaksud menggurui hanya berbagi cerita mewarnai dunia. Satu langkah membangun jati diri menuju satu tujuan dengan hasil terbaik. Satu cita satu keinginan untuk pencapaian maksimal dalam hidup. Namun ingat, tidak ada yang bisa menebak karena semuannya akan kembali setelah kontrak dunianya habis. Tidak ada yang abadi!

Dunia yang indah hanya dapat dirasakan saat kita bisa menyelesaikan semua interaksi hidup dan mencapai satu keselarasan. Memang tidak semudah yang dibayangkan, penuh liku dan usaha. Terkadang harapan yang ada juga tidak sesuai dengan hasil akhir.

Cerita kehidupan antara saya dan manusia lainnya menghadirkan keindahan dan kepahitan bisa menjadi pelajaran berharga. Interaksi antar rasa dan badan jadi satu hal yang nyata dan semoga bisa dirasakan. Satu hal yang perlu diingat. Manusia adalah makhluk social yang tidak sempurna. Harus diisi dengan kehadiran makhluk lain serta lingkungan.

Tiap lompatan hidup saya, walaupun tidak berurutan namun punya cerita masing-masing dan merupakan ujung tombak untuk melangkah ke sketsa lainnya. Sungguh tanpa sangka dan luar biasa. Semoga!

[+/-] Selengkapnya...

Cemilan < Es Cream Igloo

Huahhhh pengen jalan-jalan sambil makan enak tapi tetap sehat dong. Cari cemilan dimana yah. Duh pengen nyoba makan es cream tapi berlemak…… Ahay, kebetulan saya ada ajakan untuk mampir disatu tempat IGLOO. Posisi tempatnya berada didepan Pegadaian Pasar mawar. Gampang menemukannya dan cukup ramai jika dilihat dari luar. Tempatnya berlantai 2. Saya termasuk orang yang jarang makan es cream dan menikmati nya di tempat. Kebiasaannya memang beli jadi. hmmm yang dikepala ada susu dan coklat dengan kadar lemak yang cukup tinggi. huahhhhhhhh

Ya sudah. sesuai dengat aturan perdietan. hehehe. saya tetap harus memilih makanan sehat yang tetap rendah lemak, saya harus tetep concern beberapa minggu kedepan. Saya segera akan meluncur ke TKP karena beberapa SMS sudah masuk dan menyarankan saya untuk SEGERA…. hehehe ya sudah langsung menuju tempat yang dimaksud. saya pengen tahu tempatnya dan pastinya saya juga ingin mencoba menu-menu disana. ngga cuman icip-icio karena icip cuman sedikit. DOAKAN SAYA BLOGGERS…. Ganbatte Kudasai…..




Setelah sampai di tempat pelaksanaan acara makan es cream. Begitu membuka pintu langsung deh disambut dengan senyuman manis sang pelayan yang siap memberikan pelayanan yang memuaskan. Pelayan yang datang langsung memberikan daftar menu yang sudah siap didepan mata. Teman-teman pun sudah rebut berteriak-teriak seperti di hutan. Ributnya….! Saya harus konsentrasi untuk memilih makanan sehat yang rendah lemak dan tentunya tidak menganggu program diet saya hahahahaha.

Okeh!! pilihan saya jatuh pada es cream green tea dengan coklat oreo *olalala, green tea nya emang sehat tapi apa kabar dengan taburan oreo diatasnya?* Oqelah kalo begitu. Sembari mengobrol dengan temen saya di tempat ini, menunggu pesanan datang. Yup!! its come…… es cream green tea dengan taburan oreo coklat diatasnya?? lho… mana air putihnya? Setahu saya biasanya dikedai ice cream biasanya disediakan penetral air putih untuk diminum. wah wah…. apa nih yang mesti dipesan buat menetralkan rasa? ya sudah! saya pesan the tawar sajalah. Sembari menunggu pesanan kedua rencana mo nyambi OL… sayang, ngga ada Fasilitas hotspot terpaksa mengeluarkan senjata andalan! yessss that is WIMODE hehehehe.

Alamak… es tehnya dating lengkap dengan tali teh bergantung dibibir gelas beer tinggi ….. hilang sudah seleraku. gyah…. test drive ice cream. hmmmm ice cream apakan sama dengan es serut?? kok rasanya sama ya…. untunglah aroma teh hijau ini cukup menenangkan.. Mari menikmati perlahan dan mencoba memadukan rasa antara ice cream dan taburan oreo coklat ini. Oh ya… mangkuk ice creamnya juga biasa aja. Saya pikir tampilannya bakalan lucu…. Btw dilantai 2 ada tuhhh rumah boneka buat maen anak-anak. Lucu juga tuh.. soalnya cukup buat dimasukin orang dewasa juga hehehehe.

Jadi kepengen buat sendiri nih…. yuk nyoba in......
Bahan Dasar:
1. 475 ml cream/kepala susu
2. 125 ml Susu cair (atau bisa juga santan kelapa)
3. 4 butir telur
4. 100 ml gula (lebih bagus lagi kalau gula halus)
5. 1 sendok teh vanilli
Rasa
Terserah kamu (alpokat, coklat, strawberry, pisang, etc.).
misalnya : 1 buah alpokat
Alat
1. blender
2. lemari es (kulkas n freezer)
3. panci kecil
4. wadah es krim
5. kompor

Cara Pembuatan
Adonan 1
Apokat diblender, kemudian ditaruh ke dalam panci. Masukkan cream dan susu/santan. Seluruhnya dipanaskan pelan-pelan sambil terus diaduk. Jika sudah panas (gelembung udara mulai naik), panci diturunkan.
Adonan 2
Telur (kuning+putihnya), gula, dan vanili diblender (dikocok). Lalu dituangkan ke dalam panci berisi adonan 1.
Semuanya kemudian dipanaskan lagi, sambil diaduk terus hingga mengental.
Setelah kental, dituangkan ke dalam wadah es krim (rantang atau sejenisnya) ditaruh ke dalam kulkas selama 3-4 jam.
Setelah itu dipindahkan ke dalam freezer, setiap 1 jam diaduk, supaya tidak terjadi pengkristalan es. Setelah 3-4 kali pengadukan ( = 3..4 jam) menurut pengalaman tidak perlu lagi diaduk. Jika es krim yang jadi terlalu keras/liat, sebaiknya 10 menit dikeluarkan sebelum disantap.

Selamat Mencoba
Gampang kannnnnnn!!


[+/-] Selengkapnya...

11.11.2009

Cemilan malam < Nongkrong di Café Winnie

Hampir 80% anak nongkrong Pontianak pasti udah tahu tempat nongkrong ini. Mulai dari anak band sampai calo, mulai dari orang biasa sampai orang luar biasa, dari kuli sampai pejabat bisa ditemukan disini. Komplit satu paket semua bisa didapatkan disini. Hampir semua informasi bisa didapatkan disini. Amazing! hanya dari sebuah warung kopi, yang notabenenya tempat nongkrong rakyat jelata. Sebenarnya apa sih yang menjadi ciri khas tempat ini. Pastinya ada sesuatu yang lezat untuk dikunyah sehingga membuat orang betah untuk ngobrol dan berleha- leha disini.

Secara kebiasaan, memang di Pontianak ini,nongkrong di warung kopi sepertinya sudah menjadi suatu rutinitas wajib yang harus dipenuhi setiap ada waktu. Kehidupan warung kopi tidak bisa mati dikota ini, mulai dari subuh sampai subuh. Bahkan beberapa warung kopi mengkhususkan diri untuk buka 24 jam. how wonderfull this life. Warung kopipun tak mau ketinggalan mengsegmentedkan pengunjungnya. Ada yang khusus anak muda penggemar bola, anak band sampai kuli pelabuhan, dengan cara yang bermacam-macam untuk memancing pengunjung, mulai dari menyediakan big screen untuk menonton bola sampai hot spot gratis yang sebenarnya tidak gratis karena biaya tersebut didebet ke makanan atau minuman yang kita pesan. Sudahlah, mari kita ulik makanan disini. lets go blogger…



Tidak begitu sulit menemukan café yang terletak di Jalan Gajah Mada Pontianak ini, banyak komunitas yang mengkhususkan diri untuk nongkrong disini. Kalau di cek saat saya datang sepertinya lebih didominasi komunitas anak muda dan juga anak band. Kesibukannya juga bermacam-macam, mulai dari membicarakan music, job manggung sampai main kartu. Lengkap sekali kegiatan disini. Semua ada termasuk beberapa pengamen yang berlalu lintas untuk mencari ribuan dan bukan recehan lagi Café ini selalu ramai dan padat entah laki-laki atau perempuan. Satu lagi nih hal buruk yang sudah menjalar ke pontianak. Pengamen yang sangat banyak dan dalam jumlah yang besar. Parahnya lagi mereka tidak menerima uang receh, mintanya uang lembaran dan sedikit memaksa.


Atas rekomendasi temen saya, saya mencoba 3 menu, pertama es kopi, tahu isi goreng dan menu paling special menurut temen saya adalah pisang goreng tepung srikaya. Menu terakhir inilah yang kebanyakan diadopsi oleh penjual pisang goreng diluar Kota Pontianak dengan nama pisang goreng Pontianak. Menu pertama, es kopi, saya sering merasakan es kopi dengan aroma kopi khas Pontianak yang lebih beraroma pahit dan setelah saya cicipi, memang lebih asam dari beberapa jenis kopi di pulau jawa. Mantep rasanya namun akan berbahaya jika memiliki masalah dengan asam lambung. Boleh di coba deh.

Menu ke dua, tahu isi, makanan ini tidak menggunakan tahu kopong, tapi menggunakan tahu biasa tanpa dikerok isinya. Isiannya bihun dan kucai yang tidak terlalu banyak, digoreng dengan balutan tepung. Hmmmmm begitu digigit,pilihan tahu yang tepat dan sangat empuk khas tahu singkawang namun untuk isian tidak ada yang special hanya terasa gurih tapi begitu dicocol dengan sambal cair khas Pontianak rasanya berubah drastis. Sambal cair yang terasa asam, pedas dan rasa bawang putih yang kencang dibalut dengan sedikit manis. Sambal cair ini memang membuat tahu ini menjadi special. Muantep deh.

Alamak e….. taraaa.. inilah men yang paling special dari yang laen, pisang goreng Pontianak aseli buatan sang ahli.tiada duanya dah. pisang goreng tepung renyah dan ditambah dengan srikaya manis dan gurih. Lezat banget dah. satu paduan yang menurut saya jarang ditemui di tempat laen selain Pontianak.
Cara membuat tepung renyah

1 cup flour* = tepung terigu
¼ cup cornstarch = tepung jagung (bisa diganti tepung beras saja)
¼ tsp salt = garam
½ tsp sugar = gula
1 tsp baking powder
<1 cup Soda water (= Club soda; as cold as possible) -- more as needed
(saya lebih suka bir)
Ingat soda/bir harus dalam keadaan dingin....
Minyak yang banyak
Pisang Goreng Pontianak
Bahan :
* 1 sisir (10 buah) pisang uli/gepok
* 1½ lt minyak goreng.
Bahan Pencelup :
* 125 tepung terigu protein sedang
* ¼ sdt garam 250 ml air
* 1 sdm tepung beras
* 1½ sdm gula tepung
Bahan Kremesan :
* 1 lt air 240 gr tepung beras
* 45 gr tepung sagu tani
* 1 sdm garam 20 gr gula merah, disisir halus
* 2 kuning telur pewarna kuning tua secukupnya (boleh tidak dipakai)
Cara Membuat :
* Potong pisang seperti kipas melebar. Sisihkan.
* Aduk bahan pencelup sampai rata.
* Aduk bahan kremesan sampai rata.
* Panaskan minyak goreng.
* Tuang satu sendok sayur adonan kremesan.
* Biarkan mengambang. Kecilkan api.
* Kumpul-kumpulkan adonan sehingga menyatu.
* Celup pisang ke bahan pencelup.
* Masukkan ke bagian tengah kremesan yang sudah dikumpulkan.
* Lipat kremesan hingga menutupi pisang. Goreng sampai matang.
Tips :
* Menggoreng pisang kremes lebih baik menggunakan 2 penggorengan yang masing-masing diisi minyak panas.
* Penggorengan pertama digunakan untuk menuang bahan kremes hingga melipat adonan.
* Penggorengan kedua digunakan untuk mematangkannya.
* Pada saat menuang bahan kremesan minyak harus benar-benar panas agar bahan kremesan naik dan mengambang.
* Setelah bahan kremesan mengambang, kecilkan api agar bahan kremesan tidak cepat kering.
Tambahkan selai srikaya diatasnya yahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…


[+/-] Selengkapnya...

10.28.2009

Makan Malam < Kerak Telor di Pekan Raya Pontianak di PCC

1 jam menjelang magrib, sebelum waktu makan malam terlewati dan saya tidak bisa makan malam lagi. tidak lebih dari jam 6 Sore. Sudah berencana balik dari kantor untuk langsung menuju TKP di Pontianak Convention Center. Niat awal pengennya jalan-jalan sembari nyari makanan khas Kalimantan Barat. Ada 100 counter dan setelah dikelilingi ternyata kebanyakan isinya cuman instansi pemerintah. Tidak terlalu ramai sore ini dan cenderung membosankan. Makanan yang dicaripun tak kunjung ditemukan. Semua makanan yang dijual bisa didapatkan diseluruh sudut kota Pontianak.

Kebanyakan makanan dari lidah buaya. beberapa jenis dodol, kerupuk dan yang membuat saya penasaran adalah bubur pedas instant. Namun saya tidak menemukannya setelah berkeliling. ada juga beberapa minuman dan sirup rosella, selai serikaya dan berjenis-jenis aksesoris dari manic-manik. Untuk beberapa item ini sama sekali tidak menarik saya. saya harus berpindah ke bagian luar sebelah kiri PCC dimana pusat jajanan dan makanan berkumpul disana. Yuk ikut untuk mencari tahu disana agar tidak penasaran…. let’s go blogger.




Kerak telor adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

Makanan ini memang khas betawi Jarang banget saya ngedapetin ini di Pontianak. Duhhhh jadi kangen untuk menikmati makanan ini. Pas saya berkeliling dan menemukan makanan ini, huaaaaa langsung deh pesen. Bagaimana dengan asal makanan ini sendiri? sebenarnya makanan ini memang khas betawi, cara pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama karena menggunakan arang tungku dan proses pematangan beras ketan yang lumayan lama. mari ditil dulu cerita kerak telor.

Kali ini saya bener-bener tergoda untuk memesan, tapi saya ngga mau menggunakan telor bebek. trauma amis saat memakan jadi saya putuskan untuk telur ayam saja. memang tidak ada bumbu khusus dan pada saat ketan matang telur ayam langsung dimasukkan dan diaduk didalamnya dengan ditambahi bubuk ebi setelah itu dikeringkan kembali diatas bara api bagian bawah dan atas. yang cukup menarik adalah saat kuali dibalik dan bagian atasnya ditempelkan ke bara api. voilaaaa kerak telor tetap menempel dan tidak jatuh.

Kerak telor wajib ditunggu hingga benar-benar kering dan gurih bagian atas dan bawah. Harus benar-benar kering agar menjadi gurih. Agar benar-benar menjadi nikmat dan mantep… maknyuz dan gurih. Cara membuat makanan ini cukup unik karena tidak dimasak di atas kompor namun dimasak diatas bara api. Pedagang kerak telor sesekali membalikkan wajan agar permukaan dari kerak telor tersebut juga terpanggang dan matang merata sambil dikipas-kipas agar bara api tetap menyala. Setelah kering dan matang kerak telor siap untuk disajikan.

Ya ampun…. selain ngantrinya banyak, proses pematangannya juga cukup lama, paling tidak ada 15 menit untuk menyiapkan 1 sajian kerak telor sampai matang. Pasti sangat membosankan sekali jika hanya membeli 1 porsi. Kebetulan, kebanyakan penjual telor hanya punya 1 tungku Karena jika lebih akan kewalahan mengipasi bara api. Harus punya kesabaran yang panjang untuk menu yang satu ini. Dari segi rasa, lumayan enak, ketan matang sempurna, telornya benar-benar kering, sedikit masukan untuk penjual agar menambahkan sedikit bubuk ebi lagi dan mengganti kelapa gongseng dengan yang baru karena sudah sedikit tengik. hmmmmmm rasa kangen terobati walaupun sedikit ada komplain

Mau buat sendiri? yuk kita coba yuk
Bahan:
- 100 gram beras ketan putih, di cuci bersih dan direndam dengan air ± 2 jam
- 4 butir telur bebek
- 4 sendok makan bawang goreng
- 4 sendok makan serundeng
- 4 buah cabai rawit, iris halus
- 2 sendok teh garam
- 1 sendok teh lada bubuk
- 1 sendok gula pasir
- 4 sendok makan ebi bubuk
Cara membuat:
1. Panaskan penggorengan kerak telur hingga cukup panas
2. Masukkan satu sendok makan sayur ketan yang sudah direndam beserta airnya
(sekitar 50 gram), tutup dan masak ± 2 – 3 menit
3. Buka tutupnya, kemudian beri 2 butir telur, 2 sendok makan ebi, 2 buah cabai
rawit, 1 sendok teh garam, ½ sendok teh lada bubuk dan ½ sendok teh gula
pasir, aduk rata
4. Ratakan disisi penggorengan ± berdiameter 20 cm, tutup dan masak kembali
hingga harum
5. Balik penggorengan kerak telur hingga terjilat api dan permukaan atas harum
terbakar
6. Lakukan cara yang sama untuk membuat kerak telur yang berikutnya.
Sajikan. Untuk 2 porsi



[+/-] Selengkapnya...

10.20.2009

Makan Siang < Restoran Gajah Mada di Jalan Gajah Mada Pontianak

Makan siang is coming, biarpun flu, meler dan hidung tersumbat bukan halangan untuk menemukan tempat makan enak. Life must go on walaupun lidah sudah mati rasa. Come on. mari menemukan sesuatu yang berbeda. Tempatnya lumayan besar dan terlihat megah. Lantai 3 dengan berbagai fasilitas didalamnya. Dari tempatnya, kelihatan mewahnya entah dengan harganya. Saya yakin, harga dan tempat akan berbanding lurus sepertinya. Sepertinya tempat ini juga cocok untuk dijadikan tempat untuk candle light dinner.

Tempat makan ini juga menyediakan banyak makanan yang bisa di ulik dan dicoba untuk dipesan, tapi saya gak malas untuk menginformasikan harganya. Cukup untuk membawa uang yang cukup banyak dan pergilah dengan pasangan anda atau datanglah dengan teman terdekat anda. Liat dan jumlahkan harganya sebelum memesan biar ngga shock saat membayar hahahaha. Yang penasaran ama menu disini mari kita ulik karena saya sendiri sudah tidak sabar untuk mencicipi kelezatan makanan di Restoran Gajah Mada. Mari melanjutkan perjuangan kita.



Yahhhh setelah memarkir kendaraan dibawah gedung restoran. Begitu masuk kedalam kita akan disuguhi pemandangan berupa aliran air dari atas kebawah. Menyenangkan sekali, dan seperti kita ketahui, air yang mengalir akan memberikan fengshui yang baik, itupun buat yang percaya. Masuk kedalam restoran langsung disuguhi dengan tangga keatas. Lantai 2 dan langsung disambut dengan pelayan dengan pintu kaca segede gambreng. Ternyata disekeliling ruangan retoran sampai lantai atas seuany dikelilingi kaca. Sehingga kelihatanlah orang-orang kaya yang makan di sini hehehehehe.

Posisi meja makannya bermacam-macam. Mau yang family eating atau couple eating atau apa saja. Meja yang disediakan sesuai dengan jumlah kelompok tamu. Tinggal minta dan pelayan akan mengantarkan anda langsung ketempat duduk yang diinginkan. kalau mau gaya boleh pilih yang didekat jendela tapi hati-hati kalau misalnya anda orang penting. Bisa-bisa diincar sniper hehehehe.

Pilihan menu yang lumayan banyak cukup membuat bingung untuk memilih sekalian harganya juga yang membuat sedikit kenyang. Ada hal yang agak mengganggu denga tempat ini adalah pelayanan nya. Kurang senyum dan sedikit dicuekin. Untuk meminta asbak rokok saya harus menunggu sampai 15 menit dengan 3 kali bolak balik mengingatkan pelayan yang agak judes. Sayang. Namanya tidak terpasang didada kanan. Kalau terpasang pasti bakal saya tuliskan dengan font yang lebih besar. Gyahahaha. Lumayan kesal.

Menu makannya apa?? Saya pilih sapi lada hitam, tumis tahu sutera, ayam goreng bawang putih, udang asam manis, dan ditambah kerupuk udang. Bagaimana rasanya? apakah sebanding?? oke. All of menu have different taste. Sapi lada hitam mempunyai rasa yang standart menurut saya tapi masih dalam kategori enak, Udang asam manis masuk dalam kategori standart. Saya dapat rasa berbeda dari ayam gorengnya dan tahu suteranya. Rasanya sangat berbeda dan segar. Dengan spesialisasi khas masakan chinesse food. Apa yang berbeda

Ayam goreng bawang putih, Khas dari cara memotong ayam yang kecil-kecil ala chinesse food, saya pikir cara ini dilakukan agar ayam matang dsampai kedalam waktu proses penggorengan yang dibilang cepat. Yup. untuk masalah ini biasa saja. tapi saya bisa tebak setelah digoreng, ayam ini langsung dibalurin madu dan saos lemon setelah itu ditaburkan potongan kecil bawang putih yang digoreng kering dalam jumlah banyak. Rasa manis dari madu dan gurih dari bawang putih serta aroma lemon sangat memberi kesegaran. I love this taste. Nice to try and eat.

Bagaimana dengan tumis tahu sutera yang disajikan dengan kuah kental? saya suka tahu sutera yang digoreng terlebih dahulu dengan rasa garing diluar dan lembut didalam. Teknik penggorengan ini tentu dengan minyak yang banyak dan panas sehingga tahu sutera bisa tergoreng semua. Saat memasak tumis tidak ada tambahan campuran hanya potongan ayam dan kucai yang menambah rasa serta aroma. Tapi saya bisa rasakan, tahu sutera yang digunakan memang special. mantep!!

Cukup lumayan dan mantap banget… Oh ya bloggers pengen mencoba mengolah tahu sutera sendiri. Please check and do this….

Resep Sapo Tahu

Resep Dasar Kuah Sapo
Bahan
3 sdm minyak untuk menumis
4 siung bawang putih, cincang halus
60 gr bawang Bombay, cincang kasar
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap manis
1 sdm ang ciu ( arak merah/jika suka)
1 lt ml kaldu ayam/kaldu daging
1 blok kaldu instan rasa daging
1 sdt minyak wijen
1 sdt lada halus
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
½ sdm tepung kanji/tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
3 sdm minyak goreng
SAPO TAHU JAMUR

Bahan:
600 ml kuah sapo
250 gr tahu sutera, potong sesuai selera
60 gr tepung maizena
Minyak untuk menggoreng
200 gr udang, kupas dan bersihkan
100 gr wortel, potong serong
150 gr bok coy/kailan
1 batang daun bawang, potong serong
60 gr jamur enakitoki

Cara Membuat:
1. Lumuri tahu dengan tepung maizena, goreng hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bawang Bombay dan bawang putih hingga harum. masukkan udang, masak hingga udang berubag warna.
3. Masukkan saus tiram, kecap manis, ang ciu, minyak wijen, dan bumbu lainnya. Tambahkan kaldu kuah sapo, sayuran, tahu dan larutan tepung kanji/maizena. Masak hingga kuah mengental dan semua bahan matang. Angkat.
4. Hidangkan dalam mangkuk sapo, sajikan segera.
Untuk 4 Porsi

Tip:
Jika menggunakan tahu sutera atau tahu jenis tahu lembut seperti tahu susu. Celupkan potongan tahu ke kocokaan telur terlebih dahulu baru digoreng. Tujuannya agar tahu tidak remuk saat dimasak. Jika Anda menghendaki kuah sapo yang agak kental. Tepung maizena/kanji yang ditambahkan bias ditambah ukurannya menjadi 1 sdm.




[+/-] Selengkapnya...